Bahaya! Ada Beberapa Game Android yang Tidak Boleh Dimainkan Anak Anak

Anak-anak adalah tingkatan yang masih memiliki pemikiran labil atau belum mengetahui yang mana baik dan buruk seperti game. Melihat hal tersebut, para orang tua sebaiknya memilih game android yang tidak boleh dimainkan anak anak. Dengan alasan karena anak-anak sangat mudah terpengaruh dengan apa yang ada di dalam game. Bisa saja meniru dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Perlu diketahui bahwa tidak semua game yang bisa dimainkan di smartphone memiliki dampak positif. Ada juga yang memiliki dampak negatif bagi anak seperti genre game khusus dewasa. Oleh karena itu, para orang tua terus mengawasi anak ketika bermain smartphone. Lantas, apa saja game android yang tidak boleh dimainkan anak anak? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Clash of Clans

Clash of Clans adalah game yang harus dihindari oleh anak-anak. Dengan alasan karena game Clash of Clans memiliki konten yang tidak pantas sehingga memiliki resiko untuk anak-anak. Konten yang dimaksud tersebut banyak mengandung unsur kekerasan yang bisa saja di praktek oleh anak-anak. Selain itu, konten tersebut juga terdapat bahasa yang menghina dan adanya konten bullying.

READ  Game Anti Galau Menjadikan Diri Terhibur dan Merasa Senang

2. PUBG (Player Unknown’s Battlegrounds)

PUBG adalah permainan yang sangat populer di kalangan remaja dan dewasa. Permainan yang satu ini memang sangat seru sehingga siapa saja yang memainkan merasa lupa waktu. Oleh karena itu, game PUBG ini memiliki dampak negatif bagi remaja karena memiliki tidur malam yang sangat kurang. Selain itu, tingkat stres pada anak juga meningkat semenjak main game PUBG.

3. Call of Duty: Black Ops Zombies

Sama halnya dengan Clash of Clans yang termasuk game android yang tidak boleh dimainkan anak anak. Dengan alasan karena dalam game tersebut terselip konten yang tidak pantas untuk dilihat oleh anak-anak. Bagaimana tidak, konten yang muncul mengandung unsur yang bersifat negatif. Unsur yang dimaksud seperti unsur kekerasan, bahasa kasar, bullying, dan bebas interaksi secara online tanpa batas.

READ  5 Game Android Mirip Valorant, Seru Dan Anti Boring

4. Fortnite

Fortnite juga termasuk game yang sangat tidak boleh dimainkan oleh anak-anak. Mengapa demikian? Karena game tersebut berisiko tinggi memaparkan kekerasan dan juga kebencian pada anak. Bukan hanya itu saja, ada pula konten bullying sehingga bisa saja anak memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Tersedia pula fitur chat dengan orang asing yang tentu berbahaya bagi anak.

5. Counter Strike (CS)

Counter Strike adalah permainan yang memang tidak boleh dimainkan oleh kalangan anak-anak. Game ini memang bergenre perang, dimana tim teroris dan tim kontra teroris yang saling bermusuhan. Sangat dikhawatirkan jika anak memainkan game tersebut, bisa saja tindakan yang ada dalam game seperti penyanderaan ditiru di kehidupannya.

6. Mortal Kombat

Mortal Kombat juga termasuk game yang harus dihindari oleh anak-anak. Game ini menceritakan tentang pertarungan dua dunia untuk merebut kekuasaan bumi dan manusia. Akan tetapi di sela pertarungan yang terjadi ada kekejaman ekstrem yang tidak dapat dilihat oleh anak. Meskipun kekejaman tersebutlah yang menjadikan game ini sangat terkenal.

READ  Hero Mobile Legend Tersakit Yang Paling Ditakuti

7. Carmageddon

Carmageddon adalah game yang bergenre pembalap namun tidak seperti game pembalap pada umumnya. Di dalam game ini menceritakan tentang seorang pembalap jalanan yang sangat brutal saat mengendarai motor. Selain itu, pembalap tersebut juga dapat menabrak apapun yang menghalangi jalannya seperti pejalan kaki. Tindakan tersebut tidak dapat dilihat oleh usia anak-anak.

Ketujuh game android yang tidak boleh dimainkan anak anak di atas, sebaiknya diketahui oleh para orang tua. Pasalnya, moral dan pemikiran anak bisa saja terganggu akibat game tersebut. Dengan alasan karena game tersebut memiliki konten yang tidak pantas dilihat oleh anak seperti konten kekerasan, bullying, dan lain-lain. Selain itu, para orang tua diharapkan untuk mengawasi anak saat bermain smartphone.

About the Author: Juniafi

You might like